Friday, November 8, 2019

Soal Radiologi Medis disertai Jawaban Edisi 45

Soal Radiologi Medis disertai Jawaban Edisi 45


Berikut ini kami siapkan contoh Radiologi Medis yang terdiri dari 4 buah soal Edisi ke 45 beserta kunci jawaban dan pembahasan


Soal Radiologi Medis disertai Jawaban Edisi 45

Hai sahabat semuanya. Bertemu dengan uko-radiografer.blogspot.com kembali. Berikut ini kami sajikan latihan soal Radiologi Kedokteran disertai jawaban lengkap. Semangat belajar ya


1. Anak laki-laki 10 tahun febris karena ISPA dan dalam waktu 10 hari kemudian terdapat pembengkakan pada lutut kiri disertai nyeri dan mobilisasi terbatas. Pada X foto di korteks distal femur tampak fokus litik dikelilingi tepi yang sklerotik.

Apa diagnosa pasien ini :

A. Osteomyelitis tuberculosa.
B. Osteomyelitis akut pyogenik
C. Arthritis suppuratif .
D. Osteogenik sarcoma.
E. Osteoarthritis

Kunci jawaban : B. Osteomyelitis akut pyogenik



2. Seorang bayi umur 1 hari, sejak lahir mengalami sesak nafas hebat. Pada pemeriksaan phisik bayi tampak sesak frekwensi nafas 40 x/menit, temperatur badan 36,5 0C tampak sianosis sekitar hidung dan mulut, suara nafas paru–paru kiri berkurang. Pada X photo thorax terlihat pada rongga thorax kiri ada massa (aeration berkurang), Tampak gambaran luscen seperti udara usus di paracardial kanan. Tidak ada ronchi, laboratorium darah lengkap dalam batas normal, tidak ada pernafasaan cuping hidung.

Kemungkinan besar bayi ini mengalami :

A. Sepsis
B. Pneumonia
C. Hernia diafragmatika
D. Kelainan jatung bawaan
E. Asidosis respiratorik

Kunci jawaban : C. Hernia diafragmatika



3. Foto RO posisi knee chest pd kelainan :

A. malformasi anorektal
B. Hirschprung diseases
C. Hipertrophy Pilorus Stenosis
D. Atresia Oesophagus
E. Invaginasi

Kunci jawaban : A. malformasi anorektal



4. Laki-laki 35 tahun, datang ke Poli Bedah dengan lutut kanan membengkak sudah 4 bulan, terasa nyeri dan sakit untuk jalan. Hasil Foto Genu menunjukkan Soap buble appearance dengan lesi luscen yang expansil

A. Giant cell tumor
B. Osteosarcoma
C. Osteochondroma
D. Ewing sarcoma
E. Osteomyelitis

Kunci jawaban : D. Ewing sarcoma



Demikianlah artikel singkat dari kami diatas. Semoga artikel dengan judul Soal Radiologi Medis disertai Jawaban Edisi 45. Ayo ajak teman-teman radiolgrafer maupun dokter untuk belajar soal-soal radiologi kedokteran untuk tes UKDI atau UKMPPD disini dan ramaikan blog kita ini. Terimakasih teman-teman atas kunjunganya, sampai jumpa dan ketemu lagi dengan latihan radiologi kedokteran selanjutnya.

Tuesday, November 5, 2019

UKOM Radiografer pdf beserta Jawaban Edisi 44 (Intensifying Screen)

UKOM Radiografer pdf beserta Jawaban Edisi 44 (Intensifying Screen)


Berikut ini kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) Radiografer Indonesia yang terdiri dari 3 buah soal Edisi ke 44 beserta kunci jawaban dan pembahasan


UKOM Radiografer pdf beserta Jawaban Edisi 44 (Intensifying Screen)

Hai sahabat semuanya, bertemu kebali dengan kami  ya. Berikut ini kai sajikan seuah latihan soal Uji Kompetensi dan juga Uji Kredensial bagi Radiolog atau Radiografer Indonesia


INTENSIFYING SCREEN

1. Intensifying screen (IS) atau bisa disebut juga tabir penguat yang terdapat didalam kaset berfungsi untuk mengubah x-ray menjadi cahaya tampak dengan proses fluorosensi didalam sebuah kristal phosphor.

Kristal phosphor apakah yang biasa dipakai didalam IS?

a. AgBr
b. CaWO4
c. NaCl
d. C6H12O6
e. H2SO4

Jawaban : b. CaWO4



2. Intensifying screen mempunyai butiran-butiran Kristal phosphor calcium wolfram (CaWO4). Butiran-butiran tersebut mempunyai bentuk tergantung pada jenis kecepatan tabir penguat (IS) tersebut dalam mengubah x-ray yang diterima menjadi cahaya tampak.

Pada jenis kecepatan tabir penguat (IS) apakah butiran-butiran Kristal phosphor CaWO4 yang berbentuk lebih besar?

a. Low speed
b. Medium speed
c. High speed
d. a dan b benar
e. c dan b benar

Jawaban : c. High speed



3. Intensifying screen yang berada didalam kaset memiliki struktur yang tersusun atas beberapa lapisan secara berturut – turut. Yaitu : lapisan supercoat, lapisan phosphor layer, lapisan substratum dan lapisan base.

Bagian lapisan manakah yang terdapat pada struktur IS yang berfungsi untuk menempelkan lapisan phosphor dengan lapisan dasar?

a. Lapisan adhesive
b. Lapisan supercoat
c. Lapisan base
d. Lapisan phosphor layer
e. Lapisan substratum

Jawaban : e. Lapisan substratum



Demikianlah teman-teamn semuanya artikel yang dapat kami sajikan oleh ukom-radiografer.blogspot.com. Semoga artikel yang berjudul UKOM Radiografer pdf beserta Jawaban Edisi 44 (Intensifying Screen) dapat bermanfaat dan juga berguna bagi teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.

Monday, October 28, 2019

Soal UKOM Radiografer 2020 / 2021 beserta Jawaban Edisi 43

Soal UKOM Radiografer 2020 / 2021 beserta Jawaban Edisi 43


Berikut ini kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) Radiografer Indonesia yang terdiri dari 4 buah soal Edisi ke 43 beserta kunci jawaban dan pembahasan


Soal UKOM Radiografer 2020 / 2021 beserta Jawaban Edisi 43
Soal UKOM Radiografer 2020 / 2021 beserta Jawaban Edisi 43

Hai sahabat radiografer Indonesia semuanya. Semangat yaa belajar latihan soal Uji Kompetensi Radiografer disini dan ayo ajak teman-teman lainnya belajar juga disini


1. Di bagian radiologi setiap hari banyak permintaan pemeriksaan radiologi dengan berbagai usia , diantaranya ada bayi, anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua  semua pasien harus mendapatkan perhatian

Pertanyaan Soal
Manakah diantara usia pasien di bawah ini yang harus didahulukan?
A. Bayi
B. Remaja
C. Dewasa
D. Orang tua
E. Anak-anak

Jawaban : A. Bayi



2. Di bagian radiologi setiap hari banyak permintaan pemeriksaan radiologi dengan berbagai kasus/klinis, diantara pilihan yang tepat jika bersamaan ada pasien dengan kasus emergency dan satu lagi pasien rawat jalan.

Pertanyaan Soal
Manakah diantara kondisi pasien di atas  yang harus didahulukan?
A. Emergency
B. Rawat jalan
C. Besikap Professional
D. Memasukkan bersama sama
E. Nomor pendaftaran lebih awal

Jawaban : A. Emergency



3. Pada suatu hari  terjadi kecelakaan kereta api yang mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka patah tulang belakang, kaki, kepala dan lain-lain. Kemudian setelah di tangani team dokter yang kemudian dilakukan pemeriksaan radiografi untuk mengetahui kondisi pasien tersebut.

Pertanyaan Soal
Tindakan apa yang  saudara harus lakukan dalam  kejadian tersebut?
A. Memilah pasien sesuai jenis pemeriksaan radiografi
B. Melaksanakan pemeriksaan radiografi sesuai nomor urut
C. Menyiapkan formulir permintaan pemeriksaan radiologi terlebih dahulu
D. Mengidentifikasi terlebih dahulu pemeriksaan apa yang harus dilakukan
E. Mendahulukan pemeriksaan radiografi dengan kondisi pasien yang gawat

Jawaban : E. Mendahulukan pemeriksaan radiografi dengan kondisi pasien yang gawat



4. Pada suatu hari  terjadi kecelakaan Bis dengan truck yang mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka patah tulang belakang, kaki, kepala dan lain-lain. Kemudian setelah di tangani team dokter yang kemudian dilakukan pemeriksaan radiografi untuk mengetahui kondisi pasien tersebut.Biasanya di tempat anda  jika ada pasien emergency dilakukan di instalasi emergency.

Pertanyaan Soal
Pada kasus darurat ini tindakan apa yang  saudara harus lakukan ?
A. Merujuk ke tempat lain
B. Memanfaatkan juga bagian radiologi lain untuk menanganinya
C. Mengidentifikasi terlebih dahulu pemeriksaan apa yang harus dilakukan
D. Mendahulukan pemeriksaan radiografi dengan kondisi pasien yang gawat
E. Mengerjakan saja sendiri di ruang emergency tanpa meminta bantuan radiologi lain

Jawaban : B. Memanfaatkan juga bagian radiologi lain untuk menanganinya



Demikianlah teman-teamn semuanya artikel yang dapat kami sajikan oleh ukom-radiografer.blogspot.com. Semoga artikel yang berjudul Soal UKOM Radiografer 2020 / 2021 beserta Jawaban Edisi 43 dapat bermanfaat dan juga berguna bagi teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.

Thursday, October 24, 2019

UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 42

UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 42


Berikut ini kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) Radiografer Indonesia yang terdiri dari 4 buah soal Edisi ke 42 beserta kunci jawaban dan pembahasan


UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 42

Hai para asahbatku semuanya, berjumpa lagi dengan ukom-radiografer.blogspot.com. Kini kami kembali haddir untuk menyajikan latihan soa-soal radiologi UKOM untuk sahabat semuanya. Semangat belajarnya ya

Tinjauan 1 : Radiografi Alat Gerak Atas (Ext. Superior)/Radiografi Alat Gerak Bawah (Ext. Inferior)/Radiografi Perut (Abdomen)/Radiografi Dada (Thorax)/ Radiografi Tulang Belakang (Columna Vertebralis)/Radiografi Kepala (Schedel)/Radiografi  Tulang  Wajah (Facial Bone)/Radiografi Tulang Panggul (Pelvis)/Radiografi Bone Survey/Radiografi Gigi Geligi dan Panoramic/Radiografi Saluran Pernapasan(Tr. Respiratorius)/Radiografi Saluran Pencernaan (Tr. Digestifus)/Radiografi Saluran Perkencingan (Tr. Urinarius)/Radiografi Sistim Reproduksi (Tr. Genitalia)/Radiografi Sistim Persyarafan (Tr. Neurologis)/Radiografi Sistim Hormon (Tr. Billiaris)/Radiografi Sistem Pembuluh Darah /Upaya Proteksi Radiasi/Implementasi QA/QC.
Tinjauan 2 : KOGNITIF/PROSEDURAL KNOWLEDGE/AFEKTIF KNOWLEDGE (KONATIF)
Tinjauan 3 : Teknik Radiografi/ Radiofotografi/ Proteksi Radiasi/ Fisika Radiodiagnostik/ Anatomi Radiologi/ Teknik Pesawat Radiologi/ Etika Profesi
Tinjauan 4 : Pelaksana/Manajerial/pengelola/Pendidik dan pembimbing/Peneliti dan penyuluh/Kewirausahaan

1. Penerapan K3 Radiologi untuk keselamatan pasien dalam paparan medik dilakukan dengan memperhatikan tiga hal yakni:

Pilihan Jawaban
a. Pembenaran tindakan( justifikasi), Prinsip ALARA, dan Pembatasan dosis.
b. Jarak, Waktu, Pelindung
c. Status pasien, Lingkungan sekitar, Penempatan alat
d. Perizinan alat, SOP, Fasilitas peralatan

Jawaban : a. Pembenaran tindakan( justifikasi), Prinsip ALARA, dan Pembatasan dosis.

Referensi :
1. K.C Clark’s Posisioning In Radiographic
2. Philip, W Ballinger,Merrils Atlas Of Radiographic and Radiologic Posision
3. Kenneth L, Bontrager Radiographic Posioning and Related Anatomi



Tinjauan 1 : Radiografi Alat Gerak Atas (Ext. Superior)/Radiografi Alat Gerak Bawah (Ext. Inferior)/Radiografi Perut (Abdomen)/Radiografi Dada (Thorax)/ Radiografi Tulang Belakang (Columna Vertebralis)/Radiografi Kepala (Schedel)/Radiografi  Tulang  Wajah (Facial Bone)/Radiografi Tulang Panggul (Pelvis)/Radiografi Bone Survey/Radiografi Gigi Geligi dan Panoramic/Radiografi Saluran Pernapasan(Tr. Respiratorius)/Radiografi Saluran Pencernaan (Tr. Digestifus)/Radiografi Saluran Perkencingan (Tr. Urinarius)/Radiografi Sistim Reproduksi (Tr. Genitalia)/Radiografi Sistim Persyarafan (Tr. Neurologis)/Radiografi Sistim Hormon (Tr. Billiaris)/Radiografi Sistem Pembuluh Darah /Upaya Proteksi Radiasi/Implementasi QA/QC.
Tinjauan 2 : KOGNITIF/PROSEDURAL KNOWLEDGE/AFEKTIF KNOWLEDGE (KONATIF)
Tinjauan 3 : Teknik Radiografi/ Radiofotografi/ Proteksi Radiasi/ Fisika Radiodiagnostik/ Anatomi Radiologi/ Teknik Pesawat Radiologi/ Etika Profesi
Tinjauan 4 : Pelaksana/Manajerial/pengelola/Pendidik dan pembimbing/Peneliti dan penyuluh/Kewirausahaan

2. Jika diketahui paparan radiasi pada jarak 1 meter dari sumber radiasi, adalah sebesar 18 mR.

Pertanyaan Soal
Berapa dosis yang diterima seseorang yang berdiri pada jarak 3 meter dari sumber tersebut ?

Pilihan Jawaban
a. 9 mR
b. 6 mR
c. 2 mR
d. 54 mR

Jawaban : c. 2 mR

Referensi :
1. K.C Clark’s Posisioning In Radiographic
2. Philip, W Ballinger,Merrils Atlas Of Radiographic and Radiologic Posision
3. Kenneth L, Bontrager Radiographic Posioning and Related Anatomi



Tinjauan 1 : Radiografi Alat Gerak Atas (Ext. Superior)/Radiografi Alat Gerak Bawah (Ext. Inferior)/Radiografi Perut (Abdomen)/Radiografi Dada (Thorax)/ Radiografi Tulang Belakang (Columna Vertebralis)/Radiografi Kepala (Schedel)/Radiografi  Tulang  Wajah (Facial Bone)/Radiografi Tulang Panggul (Pelvis)/Radiografi Bone Survey/Radiografi Gigi Geligi dan Panoramic/Radiografi Saluran Pernapasan(Tr. Respiratorius)/Radiografi Saluran Pencernaan (Tr. Digestifus)/Radiografi Saluran Perkencingan (Tr. Urinarius)/Radiografi Sistim Reproduksi (Tr. Genitalia)/Radiografi Sistim Persyarafan (Tr. Neurologis)/Radiografi Sistim Hormon (Tr. Billiaris)/Radiografi Sistem Pembuluh Darah /Upaya Proteksi Radiasi/Implementasi QA/QC.
Tinjauan 2 : KOGNITIF/PROSEDURAL KNOWLEDGE/AFEKTIF KNOWLEDGE (KONATIF)
Tinjauan 3 : Teknik Radiografi/ Radiofotografi/ Proteksi Radiasi/ Fisika Radiodiagnostik/ Anatomi Radiologi/ Teknik Pesawat Radiologi/ Etika Profesi
Tinjauan 4 : Pelaksana/Manajerial/pengelola/Pendidik dan pembimbing/Peneliti dan penyuluh/Kewirausahaan

3. Seorang pasien laki-laki berumur 17 tahun datang ke bagian radiologi diantar keluarganya dengan membawa surat permintaan pemeriksaan radiografi. Di lembar tersebut tertulis riwayat penyakit tangan kanan diperban dan diagnosanya fraktur metacarpal digit 3.

Pertanyaan Soal
Apakah proyeksi yang saudara buat untuk kasus tersebut ?

Pilihan Jawaban
a. Manus proyeksi AP dan lateral
b. Manus proyeksi PA dan lateral
c. Manus proyeksi PA dan obligue
d. Manus proyeksi AP dan obligue
e. Manus proyeksi Lateral dan oblique

Jawaban : C. Manus proyeksi PA dan obligue

Referensi :
1. K.C Clark’s Posisioning In Radiographic
2. Philip, W Ballinger,Merrils Atlas Of Radiographic and Radiologic Posision
3. Kenneth L, Bontrager Radiographic Posioning and Related Anatomi



4. Pasien laki-laki dewasa usia 30 tahun, datang ke bagian radiologi dengan keluhan sesak nafas untuk dilakukan pemeriksaan radiografi bagian dada, tanpa membawa surat permintaan pemeriksaan radiologi dari dokter.

Pertanyaan Soal
Bagaimana sikap seorang radiografer?

Pilihan Jawaban
a. Langsung mengerjakan permintaan pemeriksaan tersebut
b. Berkonsultasi dengan sejawat radiografer lainnya
c. Meminta pasien untuk melengkapi surat permintaan pemeriksaan
d. Membuatkan surat permintaan pemeriksaan kepada salah seorang dokter
e. Menolak permintaan pemeriksaan tersebut secara sopan

Jawaban : c. Meminta pasien untuk melengkapi surat permintaan pemeriksaan

Referensi :
  • UU RI No. 29/2004 tentang Praktik Kedokteran
  • UU RI No. 36/2009 tentang Kesehatan
  • UU RI No. 44/2009 tentang Rumah Sakit
  • PP No. 32/1996 tentang Tenaga Kesehatan
  • PERMENKES No. 375/2007 tentang Standar Profesi Radiografer
  • PERMENKES No. 780/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Radiologi
  • PERMENKES No. 1796/2011 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan
  • Frans Magnissuseno, Etika  ……………….
  • K. Bertens, …………………..


Demikianlah teman-teamn semuanya artikel yang dapat kami sajikan oleh ukom-radiografer.blogspot.com. Semoga artikel yang berjudul UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 42 dapat bermanfaat dan juga berguna bagi teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.

Monday, October 21, 2019

Kumpulan Soal UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 41

Kumpulan Soal UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 41


Berikut ini kami siapkan contoh latihan soal Uji Kompetensi (UKOM) Radiografer Indonesia yang terdiri dari 4 buah soal Edisi ke 41 beserta kunci jawaban dan pembahasan


Kumpulan Soal UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 41

Hai sahabatku semuanya, kembali lagi ukom-radiografer.blogspot.com hadir untuk memberikan latihan soal-soal untuk sahabat semuanya. Berikut ini kami berikan soal Kredensial dan juga Uji Kompetensi bagi tenaga Radiografer atau Radiologi semuanya pdf. Semangat belajar ya


1. Perhatikan pernyataan berikut:

1. Tampak gambaran ankle joint dan sendi patella
2. Tampak tulang tibia dan fibula
3. Proyeksi terdiri dari AP dan lateral

Pernyataan diatas merupakan kriteria gambar untuk pemeriksaan:

a. Pemeriksaan Femur
b. Pemeriksaan Pedis
c. Pemeriksaan Pelvis
d. Pemeriksaan Cruris

Jawaban : d. Pemeriksaan Cruris



2. Salah satu efek samping dalam terapi radiasi oleh karena dosis rendah dalam jangka waktu lama yang mengakibatkan terjadinya hiperkeratosis disebut efek :

a. Akut
b. Late efek
c. Kronik
d. Deterministik

Jawaban : c. Kronik



3. Kemampuan radiasi foton ( sinar X atau gamma ) untuk menimbulkan ionisasi di udara dalam volume tertentu disebut :

a. Proses ionisasi
b. Paparan
c. Dosis efektif
d. Dosis serap

Jawaban : b. Paparan



4. Efek yang terjadi pada paparan dosis tinggi dalam waktu singkat dan beratnya efek radiasi meningkat dengan kenaikan dosis disebut :

a. Efek deterministik
b. Efek stokastik
c. Kronik
d. Late efek

Jawaban : a. Efek deterministik



Demikianlah teman-teamn semuanya artikel yang dapat kami sajikan oleh ukom-radiografer.blogspot.com. Semoga artikel yang berjudul Kumpulan Soal UKOM Radiografer Beserta Jawaban 2020 / 2021 Edisi 41 dapat bermanfaat dan juga berguna bagi teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.

Sunday, October 20, 2019

Gudang Soal UKOM Radiografer Edisi 40

Gudang Soal UKOM Radiografer Edisi 40



Hai sahabat semuaya, bertemu lagi dengan blog radiografer Indonesia ya. Sebuah lago yang khusus membahas dan belajar soal-soal Uji Kompetensi (UKOM), Rekrutment dan Kredensial bagi seorang Radiografer dan Dokter Indonesia semuanya.


Gudang Soal UKOM Radiografer Edisi 40

Berikut ini kami telah menyaipakan sebuah latihan soal Uji Kompetensi Radiografer disertai jawaban lengkapnya pdf. Semangat ya belajar latihan soal radiologi Indonesia semuanya


1. Berikut ini yang tidak temasuk tiga tahap pembangunan budaya keselamatan adalah:

a. Berdasarkan pada pimpinan
b. Berdasarkan hanya pada perundang-undangan
c. Kinerja keselamatan yang baik menjadi tujuan organisasi
d. Kinerja keselamatan dapat senantiasa ditingkatkan

Jawaban : a. Berdasarkan pada pimpinan



2. Perilaku individu yang mendukung budaya keselamatan adalah:

a. Waspada
b. Kerjasama
c. Patuh terhadap prosedur
d. Jawaban a, b dan c benar

Jawaban : d. Jawaban a, b dan c benar



3. Jumlah radiasi yang terdapat dalam medan radiasi atau jumlah energi radiasi yang diserapatau diterima oleh materi merupakan pngertian dari:

a. Dosis
b. Energi radiasi
c. Kuantitas radiasi
d. Intensitas radiasi

Jawaban : d. Intensitas radiasi



4. Perhatikan pernyataan dibawah ini:

1. Sendi siku fleksi membentuk sudut 90˚
2. Posisikan bahu sedemikian rupa sehingga lengan atas sejajar meja pemeriksaan
3. Sinar diarahkan pada kaset dan ditengah objek yang diperiksa
4. Tampak gambaran radius proximal superposisi dengan ulna bagian proximal

Pernyataan diatas adalah proyeksi untuk pemeriksaan:

a. Lateral Elbow Joint
b. Lateral Wrist Joint
c. Lateral Shoulder Joint
d. Lateral Hip Joint

Jawaban : a. Lateral Elbow Joint


Demikianlah teman-teamn semuanya artikel yang dapat kami sajikan oleh ukom-radiografer.blogspot.com. Semoga artikel yang berjudul Gudang Soal UKOM Radiografer Edisi 40 dapat bermanfaat dan juga berguna bagi teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjungannya, sampai jumpa lagi yaa.

Saturday, October 19, 2019

Gudang Soal Radiologi Kedokteran Edisi 44

Gudang Soal Radiologi Kedokteran Edisi 44


Berikut ini kami siapkan Gudang Soal Radiologi Kedokteran yang terdiri dari 4 buah soal Edisi ke 44 beserta kunci jawaban dan pembahasan


Gudang Soal Radiologi Kedokteran Edisi 44

Hai para sahabat semuanya. Kembali lagi ukom-radiografer.blgospot.com hadir untuk teman-teman semuanya. Berikut ini kami sajikan soal radiologi UKMPPD yang disertai jawabannya lengkap. Semangat belajarnya ya


1. Seorang penderita laki-laki usia 20 tahun datang ke poli bedah dengan keluhan benjolan dilengan atas kanan sejak 1 bulan yang lalu, semakin lama semakin membesar dan terasa nyeri. Pasien juga mengeluhkan berat badannya turun hampir 4 kg dalam 1 bulan ini.Pada inspeksi tidak didapatkan tanda kemerahan. Riwayat trauma (-) Pada foto lengan atas kanan didapatkan gambaran sebagai berikut :
Diagnosa Medis pada pemeriksaan rontgen

Diagnosis radiologis yang mungkin pada penderita ini adalah …

a. Ewing sarcoma
b. Osteosarcoma
c. Chondrosarcoma
d. Aneurysmal bone cyst
e. Enchondroma

Jawaban : a. Ewing sarcoma
Pembahasan :
Ekspertise
  • Besar, bentuk, struktur trabekula os humerus dalam batas normal
  • Sela dan permukaan sendi tidak dapat dinilai
  • Terdapat lesi destruktif/litik dengan batas yang tidak jelas di daerah 1/3 medial os humerus
Kesan: Ewing sarcoma a/r 1/3 medial os humerus
Sarcoma ewing of bone: Suatu tumor dari famili tumor ewing yang terjadi di tulang, termasuk dalam salah satu jenis tumor ganas primer dan paling sering mengenai tulang panjang di daerah diafisis.
Paling sering terjadi di pelvis, dinding thorax seperti pada costae dan shoulder blades, pertengahan tulang panjang seperti pada tulang tungkai. Tanda dan gejala berupa bengkak pada tulang atau sendi, sering muncul massa yang tumbuh progresif disertai nyeri serta gejala sistemik seperti; penurunan berat badan, lemah badan, dan demam juga sering terjadi.
Gambaran radiologis:
  • Destruksi tulang yang tersebar luas yang dimulai dari bagian medula <marrow origin> à gambaran radioluscent 
  • Reaksi periosteal yang terbentuk secara lamellar <onion-peel appearence> à tumor secara cepat merusak korteks 
  • Codman’s angles
Diagnosa medis ewings sarcoma

Stadium:

  • 1A : tumor tingkat rendah (ringan) ditemukan hanya pada lapisan keras tulang.
  • 1B : tumor tingkat rendah (ringan) ditemukan memperluas diri di sekitar jaringan lunak.
  • 2A : tumor tingkat tinggi (berat) ditemukan hanya pada lapisan keras tulang.
  • 2B : tumor tingkat tinggi (berat) ditemukan memperluas diri di sekitar jaringan lunak.
  • 3 : 1B: tumor tingkat rendah (ringan) atau tinggi (berat) yang telah bermetastasis.

Tatalaksana:

  • Radioterapi maupun kemoterapi responsif à jarang amputasi
  • kemoterapi obat ganda biasanya mendahului terapi lokal definitif
  • Reseksi bedah primerà perbaikan hasil, mempertahankan fungsi
  • Terapi radiasi lokal pada tempat tumor dan metastasis



2. Laki-laki usia 47 tahun databg dengan keluhan nyeru pada tulang belulang. Untuk mengetahui dasar pada penderita, dilakukan pemeriksaan xray

Diagnosis yang tepat pada pasien adalah …

A. Osteoporosis
B. Osteosarcoma
C. Parathyroid carcinoma
D. Osteomielitis tuberkulosa
E. Multiple myeloma

Jawaban : E. Multiple myeloma
Pembahasan :
Ekspertise:
  • os calvaria: frontal, parietal, temporal oksipital, terdiri dari 3 lapisan tabula externa, diploe, dan tabula interna tidak ada kelainan
  • sutura coronarius dan lambdoidea tidak ada kelainan
  • terdapat convulatuon marking
  • terdapat lesi litik
  • tidak ada fraktur
  • tidak ada massa
  • Multiple myeloma adalah suatu kanker sel plasma dimana sebuah clone dari sel plasma yang abnormal berkembangbiak, membentuk tumor di sumsum tulang dan menghasilkan sejumlah besar antibodi yang abnormal, yang terkumpul di dalam darah atau air kemih. Multiple myeloma (myelomatosis, plasma cell myeloma, Kahler's disease) merupakan keganasan sel plasma yang ditandai dengan penggantian sumsum tulang, kerusakan tulang , dan formasi paraprotein.
Etiologi:
  • Penyebab multiple myeloma belum jelas. Paparan radiasi, benzena, dan pelarut organik lainnya, herbisida, dan insektisida mungkin memiliki peran. Multiple myeloma telah dilaporkan pada anggota keluarga dari dua atau lebih keluarga inti dan pada kembar identik. Beragam perubahan kromosom telah ditemukan pada pasien myeloma seperti delesi 13q14, delesi 17q13, dan predominan kelainan pada 11q.
  • Patofisiologi: Tahap patogenesis pertama pada perkembangan myeloma adalah munculnya sejumlah sel plasma clonal yang secara klinis dikenal MGUS (monoclonal gammanopathy of undetermined significance). Pasien dengan MGUS tidak memiliki gejala atau bukti dari kerusakan organ, tetapi memiliki 1% resiko progresi menjadi myeloma atau penyakit keganasan yang berkaitan.
Saat ini ada dua derajat multiple myeloma yang digunakan yaitu Salmon Durie system yang telah digunakan sejak 1975 dan the International Staging System yang dikembangkan oleh the International Myeloma Working Group dan diperkenalkan pada tahun 2005.
Salmon Durie staging :
Stadium I
  • Level hemoglobin lebih dari 10 g/dL
  • Level kalsium kurang dari 12 mg/dL
  • Gambaran radiograf tulang normal atau plasmositoma soliter
  • Protein M rendah (mis. IgG < 5 g/dL, IgA < 3 g/dL, urine < 4g/24 jam)
Stadium II
  • Gambaran yang sesuai tidak untuk stadium I maupun stadium III
Stadium III
  • Level hemoglobin kurang dari 8,5 g/dL
  • Level kalsium lebih dari 12 g/dL
  • Gambaran radiologi penyakit litik pada tulang
  • Nilai protein M tinggi (mis. IgG >7 g/dL, IgA > 5 g/dL, urine > 12 g/24 jam)
  • Subklasifikasi A meliputi nilai kreatinin kurang dari 2 g/dL
  • Subklasifikasi B meliputi nilai kreatinin lebih dari 2 g/dl
International Staging System untuk multiple myeloma
Stadium I
  • β2 mikroglobulin ≤ 3,5 g/dL dan albumin ≥ 3,5 g/dL
  • CRP ≥ 4,0 mg/dL
  • Plasma cell labeling index < 1%
  • Tidak ditemukan delesi kromosom 13
Serum Il-6 reseptor rendah
  • durasi yang panjang dari awal fase plateau
Stadium II
  • Beta-2 microglobulin level >3.5 hingga <5.5 g/dL, atau
  • Beta-2 microglobulin <3.5g/dL dan albumin <3.5 g/dL
Stadium III
  • Beta-2 microglobulin >5.5 g/dL
Tatalaksana
  • Pendekatan penatalaksanaan pada pasien baru terdiagnosis multiple myeloma(MM). ASCT = autologous stem cell transplantation; CR = complete response; Dex = dexamethasone; MP = melphalan plus prednisone; MPT = MP plus thalidomide; Rev/Dex = lenalidomide (Revlimid) plus Dex; Thal/Dex = thalidomide plus Dex; VGPR = very good partial response.



3. Tn. Akbar 65 tahun mengeluh sulit BAK. pasien terkadang terbangun malam hari tidak bisa menahan kencing. bulging(+) di suprapubis. pada pemeriksaan colok dubur ditemukan pool atas prostat tidak teraba. apa gambaran pencitraan yang dapat ditemukan pada pasien ini?

a. identasi kranial buli
b. identasi kaudal buli
c. filling defect
d. string sign
e. single bubble

Jawaban : b. identasi kaudal buli

Ekspertise:
IVP: VU: tidak terisi penuh, dinding tampak ireguler, tampak indentasi pada pool bawah.
Pembahasan:
  • Secara anatomi, letak prostat berada di bagian inferior buli, sehingga jika ada pembesaran pada prostat akan terjadi pendesakan (indentasi) pada kaudal buli.



4. Gambaran string sign dan single buble ditemukan pada kasus stenosis pilorus

Anak Amir, 4 tahun datang dengan ibunya dengan keluhan sesak nafas dan nyeri dada. Sebelumnya pasien post KLL. Pemeriksaan rontgen dada didapatkan gambaran fraktur os clavicula kanan yang merobek selaput paru kanan, dengan dugaan adanya tension pneumothorax. Gambaran radiologi apa yang akan didapatkan?

a. Gambaran hiperlusen pada paru kanan dan kolaps paru kanan ke arah medial
b. Gambaran hiperlusen pada paru kanan dan kolaps paru kanan ke inferior
c. Gambaran hiperlusen pada paru kanan dan adanya air fluid level
d. Gambaran hiperlusen pada paru kanan dengan diafragma mendatar
e. Gambaran hiperlusen pada paru kanan dengan meniscus sign
a. Gambaran hiperlusen pada paru kanan dan kolaps paru kanan ke arah medial

Jawaban : a. Gambaran hiperlusen pada paru kanan dan kolaps paru kanan ke arah medial
Pembahasan:
  • Gambaran radiologis pneumotoraks adalah radiolusen, terlihat gambaran avaskuler pada paru yang mengalami kelainan disertai gambaran pleural line
Ekspertise:
  • Sinus kiri dan diafragma normal. 
  • Sinus kanan tampak luscen.
  • Pulmo: tampak bayangan luscen tanpa corakan paru di sepanjang hemitoraks kanan dengan pleural line (+).
  • Gambaran hiperlusen pada paru kanan dengan diafragma mendatar merupakan gambaran pada PPOK.



Demikianlah artikel singkat dari kami diatas. Semoga artikel dengan judul Gudang Soal Radiologi Kedokteran Edisi 44. Ayo ajak teman-teman radiolgrafer maupun dokter untuk belajar soal-soal radiologi kedokteran untuk tes UKDI atau UKMPPD disini dan ramaikan blog kita ini. Terimakasih teman-teman atas kunjunganya, sampai jumpa dan ketemu lagi dengan latihan radiologi kedokteran selanjutnya.